T3EX

Training Leadership Excellence of the Winner

LeadershipBagi para Direktur, GM, Manager, Supervisor dan Key Person, hari Valentine 2015 menjadi hari yang berbeda; karena pada tanggal tersebut mereka semua mengikuti pelatihan kepemimpinan bertemakan “Leadership Excellence of the Winner” di Royal Safari Garden Resort & Convention, Cisarua, Bogor.

Pelatihan ini dipimpin oleh Bpk. Agustik sebagai Master Trainer, didampingi oleh Bpk. F. Joko Prasetyo, sebagai Co-Trainer. Hampir 70% dari peserta mengatakan bahwa program ini sangat bermanfaat, dan bahkan beberapa merekomendasikan untuk diberikan kepada semua staff.

Pelatihan ini memakai pendekatan “Self Discovery Learning Experience”, sebuah metode yang telah teruji dan terbukti efektif.

Training "Communication & Negotiation Skill"

Training Skiill2Pada Tanggal 31 Januari 2015 PT. Dexter Eurekatama, telah melaksanakan suatu kegiatan Training tentang Communication & Negotiation Skill.

"Para Peserta sangat bergairah dan penuh antusias didalam proses belajar dan semangat untuk melakukan perubahan untuk meningkatkan kinerja perusahaan sesuai dengan point-point yang mereka peroleh."
~ ujar Bpk. Johnson selaku trainer dari PT. Johnson Indonesia~

 


31 Januari 2015

Anniversary 7th. Dexter

ultah dexterPada tanggal 13 agustus 2014 PT. Dexter Eurekatama merayakan  7 tahun ulang tahun berdirinya  Dexter.
Di mana perayaan tersebut Dexter juga memberikan beberapa penghargaan kepada beberapa karyawan yang telah mengabdi selama 5 tahun, serta meluncurkan corporate identity system ( CIS DEXTER ) Terbaru Seperti  New Website Dexter, Regeneration Logo Dexter, Design Name Card, etc. penghargaan

Izin 1.550 Importer Nakal Dicabut

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali menindak tegas importer nakal yang melanggar aturan di pengujung 2014. Setelah mencabut izin 2.166 importer terdaftar (IT), kini Kemendag mencabut 1.550 angka pengenal impor umum (API-U) yang terbukti salah.

''Para importer itu telah melakukan importasi di luar kelompok barang yang ditetapkan. Mereka mengimpor barang yang tidak sesuai dengan section atau barang yang tercantum dalam API-U. Oleh karena itu, 1.550 API-U telah dicabut,'' ujar Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Partogi Pangaribuan kemarin (30/12). 

Partogi mengatakan, pencabutan izin dilakukan terhadap pelanggar aturan pasal 39 ayat 2 Permendag No 27/2012. Perusahaan pelanggar izin hanya dapat mengajukan permohonan angka pengenal impor (API) baru setelah dua tahun ke depan. ''Total nilai impor untuk keseluruhan importer tersebut selama periode Januari-September 2014 mencapai USD 67,51 miliar,'' terangnya.

Hingga 29 Desember, dari total 32.674 API, terbagi atas 19.533 API-U dan 13.141 angka pengenal importer produsen (API-P). ''Langkah (pencabutan izin) itu dilakukan untuk menciptakan importer yang bersih dan andal, serta tertib. Mereka boleh mengimpor, namun harus mengikuti peraturan yang ada,'' sambungnya.

Beberapa waktu lalu Kemendag mencabut status importer terdaftar (IT) produk tertentu dari 2.166 perusahaan yang beroperasi. Alasannya, ribuan importer tersebut tidak memberikan laporan secara rutin. ''Kami mencabut izin impor 2.166 IT dari total 5.017 IT produk tertentu, atau 43,17 persen,'' kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel waktu itu.

Dari 2.166 IT yang dicabut statusnya tersebut, 836 IT merupakan produk elektronik, 321 IT pakaian jadi, 179 IT mainan anak, 151 IT alas kaki, 290 IT makanan dan minuman, 133 IT obat tradisional dan suplemen makanan, dan 256 IT kosmetik dan perbekalan kesehatan rumah tangga. Ketegasan itu merupakan upaya pemerintah menciptakan tata niaga kelola impor nasional yang tertib.

Sementara itu, tahun depan Kemendag berencana memverifikasi 350 importer nakal yang tidak mematuhi ketentuan importasi. Menurut dia, 350 importer itu selama ini bergerak di bidang importasi produk hortikultura, daging dan sapi, besi baja, baja paduan, dan mesin multifungsi. ''Kami akan menerapkan sanksi tegas yang sama,'' jelasnya. (wir/c4/agm)


Source: http://www.jpnn.com/read/2014/12/31/278523/Izin-1.550-Importer-Nakal-Dicabut

Merry Christmas & Happy New Year 2015

greeting season 2015

Training Leadership Excellence of the Winner

LeadershipBagi para Direktur, GM, Manager, Supervisor dan Key Person, hari Valentine 2015 menjadi hari yang berbeda; karena pada tanggal tersebut mereka semua mengikuti pelatihan kepemimpinan bertemakan “Leadership Excellence of the Winner” di Royal Safari Garden Resort & Convention, Cisarua, Bogor.

Pelatihan ini dipimpin oleh Bpk. Agustik sebagai Master Trainer, didampingi oleh Bpk. F. Joko Prasetyo, sebagai Co-Trainer. Hampir 70% dari peserta mengatakan bahwa program ini sangat bermanfaat, dan bahkan beberapa merekomendasikan untuk diberikan kepada semua staff.

Pelatihan ini memakai pendekatan “Self Discovery Learning Experience”, sebuah metode yang telah teruji dan terbukti efektif.

Training "Communication & Negotiation Skill"

Training Skiill2Pada Tanggal 31 Januari 2015 PT. Dexter Eurekatama, telah melaksanakan suatu kegiatan Training tentang Communication & Negotiation Skill.

"Para Peserta sangat bergairah dan penuh antusias didalam proses belajar dan semangat untuk melakukan perubahan untuk meningkatkan kinerja perusahaan sesuai dengan point-point yang mereka peroleh."
~ ujar Bpk. Johnson selaku trainer dari PT. Johnson Indonesia~

 


31 Januari 2015

Anniversary 7th. Dexter

ultah dexterPada tanggal 13 agustus 2014 PT. Dexter Eurekatama merayakan  7 tahun ulang tahun berdirinya  Dexter.
Di mana perayaan tersebut Dexter juga memberikan beberapa penghargaan kepada beberapa karyawan yang telah mengabdi selama 5 tahun, serta meluncurkan corporate identity system ( CIS DEXTER ) Terbaru Seperti  New Website Dexter, Regeneration Logo Dexter, Design Name Card, etc. penghargaan

Izin 1.550 Importer Nakal Dicabut

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali menindak tegas importer nakal yang melanggar aturan di pengujung 2014. Setelah mencabut izin 2.166 importer terdaftar (IT), kini Kemendag mencabut 1.550 angka pengenal impor umum (API-U) yang terbukti salah.

''Para importer itu telah melakukan importasi di luar kelompok barang yang ditetapkan. Mereka mengimpor barang yang tidak sesuai dengan section atau barang yang tercantum dalam API-U. Oleh karena itu, 1.550 API-U telah dicabut,'' ujar Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Partogi Pangaribuan kemarin (30/12). 

Partogi mengatakan, pencabutan izin dilakukan terhadap pelanggar aturan pasal 39 ayat 2 Permendag No 27/2012. Perusahaan pelanggar izin hanya dapat mengajukan permohonan angka pengenal impor (API) baru setelah dua tahun ke depan. ''Total nilai impor untuk keseluruhan importer tersebut selama periode Januari-September 2014 mencapai USD 67,51 miliar,'' terangnya.

Hingga 29 Desember, dari total 32.674 API, terbagi atas 19.533 API-U dan 13.141 angka pengenal importer produsen (API-P). ''Langkah (pencabutan izin) itu dilakukan untuk menciptakan importer yang bersih dan andal, serta tertib. Mereka boleh mengimpor, namun harus mengikuti peraturan yang ada,'' sambungnya.

Beberapa waktu lalu Kemendag mencabut status importer terdaftar (IT) produk tertentu dari 2.166 perusahaan yang beroperasi. Alasannya, ribuan importer tersebut tidak memberikan laporan secara rutin. ''Kami mencabut izin impor 2.166 IT dari total 5.017 IT produk tertentu, atau 43,17 persen,'' kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel waktu itu.

Dari 2.166 IT yang dicabut statusnya tersebut, 836 IT merupakan produk elektronik, 321 IT pakaian jadi, 179 IT mainan anak, 151 IT alas kaki, 290 IT makanan dan minuman, 133 IT obat tradisional dan suplemen makanan, dan 256 IT kosmetik dan perbekalan kesehatan rumah tangga. Ketegasan itu merupakan upaya pemerintah menciptakan tata niaga kelola impor nasional yang tertib.

Sementara itu, tahun depan Kemendag berencana memverifikasi 350 importer nakal yang tidak mematuhi ketentuan importasi. Menurut dia, 350 importer itu selama ini bergerak di bidang importasi produk hortikultura, daging dan sapi, besi baja, baja paduan, dan mesin multifungsi. ''Kami akan menerapkan sanksi tegas yang sama,'' jelasnya. (wir/c4/agm)


Source: http://www.jpnn.com/read/2014/12/31/278523/Izin-1.550-Importer-Nakal-Dicabut

Merry Christmas & Happy New Year 2015

greeting season 2015